Integrasi Nilai Malaqbiq dalam Pendidikan Islam untuk Penguatan Karakter Murid Sekolah Dasar
DOI:
https://doi.org/10.57176/jh42s787Keywords:
Budaya Mandar, Nilai Malaqbiq, Pendidikan IslamAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis integrasi budaya lokal Mandar Malaqbiq dalam pendidikan Islam dengan studi kasus di MIS Guppi Teppo sebagai upaya pelestarian nilai budaya dan penguatan karakter peserta didik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis studi lapangan. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap guru kelas dan siswa kelas V dan VI di MIS Guppi Teppo sebagai informan utama penelitian.Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara interaktif. Keabsahan data dijaga melalui triangulasi teknik dan perpanjangan waktu pengamatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi budaya lokal Mandar dalam pendidikan Islam dilakukan melalui pembiasaan nilai malaqbiq, penggunaan bahasa dan tradisi lokal dalam pembelajaran, penguatan budaya gotong royong, serta integrasi nilai keislaman dalam kegiatan sekolah. Nilai budaya lokal tidak hanya berfungsi sebagai identitas sosial masyarakat, tetapi juga menjadi media internalisasi nilai religius, etika, dan karakter peserta didik. Namun demikian, implementasi integrasi budaya lokal masih menghadapi tantangan berupa pengaruh modernisasi, keterbatasan media pembelajaran berbasis budaya lokal, serta minimnya literasi budaya di kalangan generasi muda. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi budaya lokal Mandar dalam pendidikan Islam memiliki peran strategis dalam memperkuat karakter siswa sekaligus menjaga keberlanjutan nilai-nilai budaya dan peradaban Islam lokal di Sulawesi Barat.
References
Abrori, M., Saffana, N. K., & Fadli, F. (2024). Transformasi kualitas pendidikan islam melalui penanaman budaya Islami yang mendalam dan berkelanjutan. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 10(2), 300-317. https://doi.org/10.36989/didaktik.v10i2.2909
Alwanda, M. A. (2026). Integrasi kearifan lokal dalam pembentukan karakter siswa sekolah dasar di Indonesia (2015–2025): Sebuah systematic literature review berbasis PRISMA. Jurnal Humaniora Teknologi, 12(1), 1-15. https://doi.org/10.34128/jht.v12i1.215
Arifah, A., & Dalip, M. (2025). Budaya lokal dalam pendidikan agama islam moderat: perspektif interpretivisme simbolik. Mandarras: Jurnal Studi Pemikiran Pendidikan Islam, 2(1), 39-48. https://doi.org/10.46870/mandarras.v2i1.2096
Aziz, A. A., Hidayatullah, A. S., Budiyanti, N., & Ruswandi, U. (2020). Pembelajaran pendidikan agama Islam (PAI) di sekolah dasar. Taklim: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 18(2), 131-146. https://doi.org/10.17509/tk.v18i2.32806
Canu, U., Ammar, M. Z. A., & Setiawan, A. (2025). Internalisasi nilai-nilai Islam melalui tradisi sayyang pa’tuddu sebagai media pendidikan budaya. Mandarras: Jurnal Studi Pemikiran Pendidikan Islam, 2(2), 103-125. https://doi.org/10.46870/mandarras.v2i2.1945
Canu, U., Haq, E. D. U., & Ubaidillah, M. A. (2025). Reconstructing the paradigm of Islamic education: Harmonizing theocentrism and anthropocentrism. Cendekiawan: Jurnal Pendidikan dan Studi Keislaman, 4(4), 856-869. https://doi.org/10.61253/cendekiawan.v4i4.437
Darmansyah, S. N., Putri, R. E., Wiyoso, A. N. A., Rohmaningsih, F. N. E., Lutfianah, L., Rizq, A. Y., & Mustikaati, W. (2025). Analisis pemahaman orangtua terhadap dimensi perkembangan budaya dan spiritualitas anak sekolah dasar. Jurnal Kolaboratif Sains, 8(8), 5473-5485. https://doi.org/10.56338/jks.v8i8.8403
Darmayanti, D. P., Manda, D., & Arifin, I. (2024). Kearifan lokal dan pembentukan karakter siswa dalam program P5 di Polewali Mandar. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 9(4), 237-251. https://doi.org/10.23969/jp.v9i4.19163
Efendy, R., Istiqamal, I., & Karim, A. R. (2024). Integrasi nilai local wisdom bugis dalam pembelajaran pendidikan agama Islam pada sekolah menengah pertama. Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah, 9(1), 1-15. https://doi.org/10.25299/althariqah.v9i1.11173
Fa’idah, M. L., Febriyanti, S. C., Masruroh, N. L., Pradana, A. A., & Hafni, N. D. (2024). Integrasi nilai kearifan lokal dalam membentuk karakter siswa di tingkat sekolah dasar. TA'DIBAN: Journal of Islamic Education, 4(2), 79-87. https://doi.org/10.61456/tjie.v4i2.168
Guspani, R., Satrisno, H., Rizka, Y., Irawan, B., & Merliana, S. R. (2025). Integrasi kearifan lokal dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Al-Munawwarah: Jurnal Pendidikan Islam, 17(2), 138-153. https://doi.org/10.35964/almunawwarah.v17i2.452
Haluti, F. (2024). Pembelajaran agama Islam dan kearifan lokal: Strategi integrasi budaya dalam kurikulum sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Islam AL-ILMI, 7(2), 125-131. https://doi.org/10.32529/al-ilmi.v7i2.3495
Haq, E. D. (2023). Limits of the obligation to seek knowledge and teach it and stages in Islamic education (Gender studies perspective). Journal of Contemporary Gender and Child Studies, 2(2), 107–110. https://doi.org/10.61253/jcgcs.v2i2.194
Hawa, I. (2026). Integrasi nilai-nilai budaya lokal i dalam i pembelajaran i pendidikan i agama I Islam Di Sekolah Dasar Negeri 03 Bengkulu Tengah (Doctoral dissertation, UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu).https://repository.uinfasbengkulu.ac.id/6252/
Ihsan, B., Syafi'aturrosyidah, M., & Qibtiyah, M. (2019). Peran pembelajaran budaya lokal dalam pembentukan karakter siswa madrasah ibtidaiyah (MI). MIDA: Jurnal Pendidikan Dasar Islam, 2(2), 1-8. https://doi.org/10.52166/mida.v2i2.1571
Irfan, I., Ruslan, R., & Nasaruddin, N. (2025). Pembelajaran pendidikan agama Islam berbasis kearifan lokal sebagai upaya pembentukan karakter di SMP Insan Kamil Kota Bima. PEDAGOGOS: Jurnal Pendidikan, 7(1), 63-74. https://doi.org/10.33627/https://doi.org/10.33627/gg.v6i2
Istiqamal, I. (2022). Proses integrasi nilai-nilai budaya lokal pada pembelajaran pendidikan agama Islam terhadap peserta didik kelas VII SMP Negeri 3 Mattiro Sompe Kab. Pinrang (Doctoral dissertation, IAIN Parepare). https://repository.iainpare.ac.id/id/eprint/4415/
Jubaedah, R., Dewi, D. A., & Istianti, T. (2025). Penguatan karakter siswa sekolah dasar melalui integrasi kearifan lokal dalam proses pembelajaran. Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru, 10(2), 1286-1291. https://doi.org/10.51169/ideguru.v10i2.1765
Khatimah, H. (2024). Desain pembelajaran PAI berbasis kearifan lokal mandar dalam menumbuhkan karakter religius pada Peserta Didik di MA BPII Pamboang (Doctoral dissertation, IAIN Parepare).https://repository.iainpare.ac.id/id/eprint/7036/
Kusumastuti, A& Khoiron, A.M. (2019) Metode Penelitian Kualitatif .Semarang: Lembaga Pendidikan Sukarno Pressindo.
Lune, H. & Berg, B.L. (2017), Methods for the social sciences global Edition Harlow: Pearson
Mahfuddin, M. M., Fitriani, I., & Ibrahim, I. (2023). Karakteristik kepemimpinan malaqbiq dalam ungkapan masyarakat mandar. Cakrawala Indonesia, 8(2), 241-252. https://doi.org/10.55678/jci.v8i2.1077
Muliadi B, M. (2021). Internalisasi pesan kalindaqdaq mandar terhadap pembentukan karakter religius peserta didik pada sekolah dasar di Kecamatan Tammerodo Sendana (Tinjauan Nilai Pendidikan Islam) (Doctoral dissertation, IAIN Parepare). https://repository.iainpare.ac.id/id/eprint/2669/
Permatasari, I., Rifdan, R., & Agus, A. A. (2024). Pembentukan karakter nasionalisme melalui penanaman nilai-nilai malaqbiq pada peserta didik di Sman 1 Tinambung. Ash-Shahabah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam, 10(2), 163-168. https://journal.uim-makassar.ac.id/index.php/ASH/article/view/1180
.
Sahabuddin, C., Zulmaizar, M. M., & Awainah, N. (2024). Sejarah budaya mandar. wawasan Ilmu.
Santoso, B., Triono, M., & Zulkifli, Z. (2023). Tantangan pendidikan islam menuju era society 5.0: Urgensi pengembangan berpikir kritis dalam pembelajaran PAI di sekolah dasar. Jurnal Papeda: Jurnal Publikasi Pendidikan Dasar, 5(1), 54-61. https://ejournal.unimudasorong.ac.id/index.php/jurnalpendidikandasar/article/view/18
Sugiyono .(2013)Metodologi penelitian kuantitatif, kualitatif dan R & D (Bandung, Indonesia: Alfabeta, 2013)
Sumarni, M. L., Jewarut, S., Silvester, S., Melati, F. V., & Kusnanto, K. (2024). Integrasi nilai budaya lokal pada pembelajaran di sekolah dasar. Journal of Education Research, 5(3), 2993-2998. https://doi.org/10.37985/jer.v5i3.1330
Ulfa, A. Y., Syam, N. I., Room, F., & Asra, A. A. (2025). Literatur review: Pendidikan karakter berbasis kearifan lokal budaya sulawesi selatan. Jurnal Pti (Pendidikan Dan Teknologi Informasi) Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Universita Putra Indonesia" YPTK" PADANG, 37-44. https://doi.org/10.35134/jpti.v12i1.22
Wati, N. J., Wahyuni, A. D., Wulandari, P., Fikri, R. A., Hariandi, A., & Prishidayati, P. (2024). Kearifan lokal dalam pembelajaran pendidikan agama islam di sekolah dasar. Jurnal Muara Pendidikan, 9(1), 150-155. https://doi.org/10.52060/mp.v9i1.1961
Wodak, R. & Meyer, M. (2001). Methods of critical discourse analysis. Los Angeles, USA: SAGE Publications
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Emha Dzia'ul Haq, Sri Adiningsih

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
You are free to:
- Share — copy and redistribute the material in any medium or format for any purpose, even commercially.
- Adapt — remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially.
- The licensor cannot revoke these freedoms as long as you follow the license terms.
Under the following terms:
- Attribution — You must give appropriate credit , provide a link to the license, and indicate if changes were made . You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
- ShareAlike — If you remix, transform, or build upon the material, you must distribute your contributions under the same license as the original.
- No additional restrictions — You may not apply legal terms or technological measures that legally restrict others from doing anything the license permits.
Notices:
You do not have to comply with the license for elements of the material in the public domain or where your use is permitted by an applicable exception or limitation .
No warranties are given. The license may not give you all of the permissions necessary for your intended use. For example, other rights such as publicity, privacy, or moral rights may limit how you use the material.





